Makalah sistem operasi

Penjelasan Materi
1.2. Sejarah Sistem Operasi
Kita semua tahu, bahwa terbentuknya sebuah sistem operasi pada komputer kita saat ini tak lepas dari cerita sejarah dari sang pencipta sistem operasi ini. Tidak ada salahnya untuk kita memahami sejarah sistem operasi komputer ini dari pertama kali terbentuk hingga terbentuknya sistem operasi modern yang saat ini kita gunakan. Tanpa software, sebuah komputer secara mendasar tidaklah berguna. Dengan software, Komputer kita dapat menyimpan , memproses dan mengambil informasi. Software dalam komputer terbagi dua yaitu systems programs dan application programs. Applications programs dapat menyelesaikan masalah dari pemakai sedangkan systems program adalah yang memanajemen opearsi dari komputer itu sendiri. Yanh paling mendasar dari sustu system programs adalah Operating System (system operasi). Dimana system Operasi ini yang mengontrol semua sumber daya komputer dan memberikan fasilitas yang lebih banyak agar application programs dapat bekerja.
Dari perkembangan komputer yang masih berupa perangkat yang besar pada tahun 1940, akhirnya pada tahun 1980 muncul sistem operasi baru yang bernama QDOS yang merupakan singkatan dari Quick and Dirty Operation System. QDOS ini merupakan asal usul dari sistem operasi Windows yang kita kenal dan mungkin kita gunakan pada saat ini. Sistem operasi ini ditulis oleh Tim Paterson dari Seattle Computer.
Pada masa itu, QDOS merupakan salah satu sistem operasi terkenal dan paling banyak digunakan para pengguna komputer pada masanya dan sistem operasi ini dirancang khusus untuk prosesor Intel 8086. Kemudian Bill Gates membeli lisensi dari QDOS untuk dikembangkan dan dijualnya kembali ke berbagai perusahaan komputer. Pada tahun 1981 Microsoft memberi nama MS-DOS. Dan MS-DOS inilah yang berkembang hingga saat ini menjadi Windows 7 bahkan Windows 8 yang akan menyusul dalam waktu dekat ini. Tidak hanya Windows saja yang mengalami masa sejarah sistem operasi komputer, Apple dan Linux pun mengalami masa sejarah yang panjang dalam membuat sistem operasi hingga bisa gunakan pada saat ini.

Microsoft
Setelah sukses dengan serial MS-DOS pada tahun 1981, Microsoft pun melanjutkan kisah suksesnya dengan menelurkan MS-DOS versi 2.0 pada tahun 1983 pada komputer PC XT. Kemudian dilanjutkan ke dalam versi 3.0 pada tahun 1984 untuk PC AT yang menggunakan chip Intel 80286 yang mulai mendukung penggunaan hardisk lebih 10 MB. Program Windows baru pertama kali diperkenalkan pada tahun 1985 yang telah menyediakan lingkungan GUI dan kemampuan multitasking.
Pada tahun 1987 Microsoft kembali memperbaharui MS-DOSnya dengan meluncurkan versi 3.3. Pada tahun 1990 Microsoft memfokuskan diri pada pengembangan windows ditandai dengan peluncuran windows versi 3.0 dan mendapat sambutan yang sangat baik pada versi ini Microsoft membundel MS.OFFICE (Word, Excel, dan PowerPoint) untuk menyingkirkan saingannya seperti Lotus 123, Wordstar, Word Perfect dan Quattro. Setelah melalui tahap pembaharuan pada tahun 1990, pada tahun 1991 Microsoft kembali meluncurkan MS.DOS versi 5.0 dengan penambahan fasilitas full-screen editor, undelete, unformat dan Qbasic. Hingga pada tahun 1994 menjadi tahun terakhir bagi pengembangan MS.DOS, versi terakhir dari MS.DOS adalah MSDOS6.22. Pada tahun 1995, Microsoft meluncurkan Windows 95, pada tahun ini juga diperkenalkan versi pertama Windows CE ke public. Tahun 1996 Windows NT Versi 4.0 diluncurkan, pada tahun 1998 meluncurkan OS terbarunya yaitu Windows 98. Web browser Internet Explorer menjadi bagian penting dari Windows 98. Pada tahun 2000 merupakan zaman dimana sistem operasi menjadi lebih modern, Microsoft menelurkan Windows 2000 yang diteruskan oleh Windows XP yang dikenalkan pada tahun 2003 yang saat ini masih menjadi sistem operasi terlaris. Dan pada tahun 2007, Windows meluncurkan Windows Vista yang kemudian diteruskan oleh Windows 7 yang masih dipakai hingga saat ini.
Linux
Linux merupakan sistem operasi yang berbasis Unix. Linux merupakan salah satu contoh pengembangan software open source. Linux sendiri ditemukan pada tahun 1991 oleh seorang mahasiswa bernama Linus Tovald yang berhasil mengembangkan OS berbasis Linux. Pada tahun yang sama, Linus mengeluarkan Linux 0.02 yang hanya dapat menjalankan BASH dan gcc compiler. Selain itu, Linus juga mempublikasikan system operasi buatannya tersebut lengkap dengan ditemui, computer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut. Hingga saat ini Linux telah berkembang pesat, karena OS-nya yang free, Linux juga sebagai satu-satunya OS yang berbasis Open Source yang dapat dimodifikasi oleh siapa saja yang ingin mengembangkan Linux. Hingga lahirlah berbagai OS berbasis Linux, seperti Fedora Core, Ubuntu, Mandrake, dll. Bahkan pada tahun 2002 di Indonesia sendiri juga lahir berbagai OS buatan anak negeri berbasis Linux bermunculan, diantaranya Trustix Merdeka, WinBI, RimbaLinux, Komura.
Macintosh
Jika mendengar nama ini, pasti para pembaca sudah tidak asing lagi mendengarnya. Ya, sistem operasi ciptaan Apple ini memang terkenal diantara para pengguna komputer karena kinerjanya yang mengagumkan. Sistem operasi ini merupakan sistem operasi pertama yang menggunakan sistem GUI yang bisa melayani pengguna tanpa pemakai harus repot-repot memasukkan perintah dalam bentuk tulisan. Pengguna hanya perlu menunjuk gambar yang ada pada Mac. Mac hanya dibuat khusus untuk komputer Macintosh dan tidak kompatibel dengan PC. Mac sendiri diperkenalkan pada tahun 1984. Untuk versi terakhir dari Mac OS sendiri adalah Mac OS X. Mac OS X adalah sistem operasi yang menggunakan kernel BSD sehingga beberapa kalangan mengatakan bahwa Mac OS X termasuk dalam keluarga Unix sama seperti Linux. Yang bisa dibanggakan dari sistem operasi ini adalah tampilan antar mukanya yang memukau dan menawan yang menjadi panutan bagi para pengembang desktop lain.
1.3. Penanganan Proses Dalam Sistem Operasi
Berkaitan dengan penanganan proses, dikenal beberapa istilah seperti multiprogramming, multitasking, penyimpanan virtual, time sharing dan multiprocessing. Dan diantaranya yaitu adalah sebagai berikut :
Multiprogramming adalah suatu metode yang memungkinkan dua buah program atau lebih dijalankan secara serentak dalam sebuah computer dan berbagi sumber daya dalam waktu yang berlainan. Sebagai contoh, dalam satu waktu sebuah program sedang menggunakan CPU, sedangkan program yang lain menggunakan printer. Sebelum konsep multiprogramming diterapkan, system operasi hanya menjalankan sebuah program pada satu waktu.
Multitasking adalah suatu kemampuan yang memungkinkan seorang pemakai menjalankan sejumlah program dalam waktu yang sama. Cara seperti ini umum dalam system PC. Dengan menggunakan system operasi Windows, seseorang dapat menjalankan program word untuk membuat dokumen sekaligus menjalankan program Exel untuk membuat perhitungan-perhitungan dalam tabel. Pemakai dapat berpindah dari satu program ke program lain dengan mudah dan setiap program tetap dieksekusi oleh CPU.
Timesharing adalah sebuah metode yang dipakai system operasi yang memungkinkan sejumlah pemakai dapat berinteraksi dengan proses yang dibuatnya karena setiap proses akan ditangani oleh CPU secara bergantian dalam jumlah waktu yang sama. Timesharing merupakan pengembangan lebih lanjut terhadap multiprogramming.
Penyimpanan virtual adalah suatu metode yang menangani sejumlah program dengan menjalankan program dengan membagi program-program tersebut kedalam bagian-bagian yang lebih kecil dan berukuran sama dengan hanya sebuah bagian dari setiap proses yang ditaruh dalam memori utama persatuan waktu.
Multiprocessing adalah suatu kemampuan system operasi yang menjalankan dua atau lebih instruksi secara serentak dengan menggunakan sejumlah CPU dalam sebuah computer. Dengan pendekatan seperti ini, system operasi dapat mengatur agar sejumlah CPU menjalankan instruksi – instruksi yang berbeda yang terletak dalam sebuah program dalam waktu yang sama.
1.4. Penanganan Memori atau Penyimpanan Data
Program-program komputer harus tersimpan ke dalam memori utama (RAM Random Access Memory) untuk dieksekusi. CPU secara otomatis akan memanggil intruksi-intruksi dari memori utama untuk dieksekusi.
Kelemahan dari memori utama adalah sebagai berikut:
a. memori utama umumnya terlalu kecil untuk memuat semua data dan program secara permanen
b. memori utama merupakan media penyimpan volatile ( kehilangan data ketika komputer dimatikan).
Untuk mengatasi kelemahan tersebut, sistem komputer menyediakan media penyimpan sekunder (secondary storage) misalnya Magnetic Disk, Tape dan media lainnya.

Struktur I/O (Input/Output)
Umumnya sistem operasi mempunyai device driver untuk setiap device controller. Dalam memulai pengoperasian I/O, device driver me-load register yang tepat melalui device controller. Kemudian device controller memeriksa isi dari register tersebut untuk menentukan jenis aksi apa yang harus dilakukan (contoh pembacaan karakter dari keyboard). Controller mulai mentransfer data dari peralatan ke buffer lokal. Ketika selesai mentransfer, controller memberitahukan kepada device driver bahwa pekerjaan telah selesai melalui interrupt. Device driver kemudian mengembalikan pengontrolan ke sistem operasi atau mengirimkan informasi status.
Dalam format ini operasi interrupt driven I/O hanya melakukan transfer data dengan jumlah yang kecil, bila terjadi pemindahan data yang besar akan terjadi overhead. Solusi masalah dapat dipecahkan melalui penggunaan DMA (Direct Memory Access). Sesudah setting up buffer-buffer, pointer dan penghitung I/O device, device controller mentransfer sejumlah blok data secara langsung ke/dari buffer penyimpannya ke memori tanpa campur tangan CPU. Hanya satu interrupt dibangkitkan per blok, untuk memberitahukan device driver bahwa operasinya selesai, daripada satu interrupt per byte.

1.5. Penanganan File
File System merupakan struktur logika yang digunakan untuk mengendalikan akses terhadap data yang ada pada disk. File Sytem menyediakan mekanisme untuk penyimpanan data dan program yang dimiliki oleh sistem operasi serta seluruh pengguna dari sistem komputer. File System terdiri atas dua bagian:
1. Kumpulan file yang masing-masing menyimpan data-data yang berhubungan.
2. Struktur direktori yang mengorganisasi dan menyediakan informasi mengenai seluruh file dalam sistem.

Macam-macam file system yang terdapat dalam sistem operasi antara lain :
FAT (FAT16 dan FAT32)
FAT adalah singkatan dari File Allocation Table. Digunakan awal tahun 80-an dan dikenal sebagai file DOS. Pada awalnya hanya untuk beroperasi pada komputer berkapasitas rendah. FAT mengalami bermacam evolusi, dimana versi awalnya hanya menyokong komputer berkapasitas tidak lebih dari 32 MB untuk setiap bagian/partisi, kemudian terus berkembang hingga 528 MB dan terus meningkat sampai 2 GB.
Kekurangan FAT16
• Kurangnya ruang penyimpanan. Tidak ada tambahan program atau file terutama bagi yang menggunakan sistem dengan Windows95 dan mempunyai hard disk melebihi 512 MB.
• Tidak efektif. Ukuran cluster yang besar menyebabkan terjadinya pemborosan.
• Tidak efisien dalam susunan file dan meminta user sering melakukan defrag agar mendapatkan cluster sebelumnya yang tidak terpakai sepenuhnya.
• Ukuran maksimum disk yang dapat disokong FAT16 dalam hard disk adalah 2 GB.
Cara Penyimpanan Data
Apabila suatu file disimpan atau suatu program diinstal komputer akan menyimpan semua data mengenai aktivitas tersebut di satu kawasan kecil dalam hard disk yang dinamakan cluster. Semakin kecil ukuran cluster, semakin baik data itu disimpan dan diurus. Ukuran cluster ditentukan oleh partisi dan partisi ditentukan oleh sistem file yang ditetapkan semasa hard disk diformat.
Keunggulan FAT32
• Menggunakan 32 bits untuk merepresentasikan cluster.
• Menyediakan ukuran drive lebih besar, bahkan sampai dengan 2 TB.
• Menggunakan tempat lebih efisien. FAT 32 menggunakan ukuran cluster yang lebih kecil ($ KB cluster untuk ukuran drive 8 GB), lebih efisien dibandingkan FAT16.
• FAT32 lebih kuat. FAT32 dapat menampung folder utama dan dapat menggunakan backup copy dari tabel alokasi file dari pada default copy.
• FAT32 lebih fleksibel. Folder utama pada FAT32 adalah rantai grup biasa. Jadi dapat ditempatkan dimana pun pada drive dan tidak ada lagi batasan jumlah masukan untuk folder.
NTFS
NTFS adalah singkatan dari New Technology File System. Beberapa keunggulan NTFS adalah:
• Reliability
Satu hal yang penting dari sebuah file system yang serius adalah bahwa file system tersebut harus dapat pulih kembali dari masalah tanpa kehilangan data hasil. Disini NTFS mencegah hilangnya data dan memperkecil toleransi dari kesalahan dalam processing.
• Security dan Access Control
Kelemahan dari FAT adalah ketidakmampuan mengontrol akses file atau folder dari hard disk, sehingga memungkinkan pihak luar untuk mengubah data pada suatu sistem jaringan.
• Breaking Size Barriers
Karena pada sistem FAT dalam hal ini FAT16 tidak dapat mempartisi lebih dari 4 GB, sedang NTFS didesain untuk partisi yang jauh lebih besar.
• Storage Efficiency
• Long File Names
• Networking
• Storage Fault Tolerance
• Multiple Data Stream
• Unicode Names
• Improved File Attribute Indexing
• Data Compression
• Encryption
• Reparse Points
ZFS
File system ZFS adalah file system baru revolusioner yang secara fundamental mengubah bagaimana mengadministrasi suatu file system. Dengan fitur dan keuntungan yang tidak ditemukan pada file system manapun. ZFS didesain untuk menjadi file system yang scalable, mudah di administrasi dan bersifat robust.
EXT2
EXT2 adalah singkatan dari Second Extended File System. Dirancang oleh Remy Card sebagai file system yang ekstensibel dan powerful untuk digunakan pada sistem operasi Linux. Ext 2 merupakan file system yang paling banyak digunakan oleh para pengguna Linux.
Kemampuan dasar Ext2
• File system Ext2 mampu menyokong beberapa file yang standar dari UNIX, seperti regular file, directories, device special files, dan symboloc links.
• Ext2 mampu mengatur file-file system yang dibuat dalam partisi yang besar.
• Mampu menghasilkan nama-nama file yang panjang.
• Memerlukan beberapa blok untuk super user.
Kemampuan tambahan Ext2
• Mampu menyokong beberapa ekstensi yang biasanya tidak diberikan dalam file system UNIX.
• Atribut-atribut dari file memperbolehkan user untuk mengubah perilaku kernel pada waktu bekerja pada suatu set file.
• Seseorang dapat mengatur atribut-atribut dalam suatu file atau direktori.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: